Personal Life,

Terima Kasih Allah, i'm alive ...

10/27/2012 11:40:00 PM Oktiara dwindah 0 Comments

A very Happy birthday to me ! It's my first day being 22 years old. Alhamdulilah. Terima kasih yang sebesar-besarnya saya panjatkan kepada Allah Swt yang telah memberikan saya nikmat kebahagiaan, rezeki, karunia, dan lain lain yang tiada pernah henti. Segala nafas yang hingga saat ini berhembus, atas berkat keinginannya terus menerus. Terima Kasih Allah swt atas segala nya, segala nikmat yang tidak bisa saya tulis satu per satu. Bersama orang tua, keluarga, sahabat, teman terkasih, hingga akhir hayat. Diumur 22 tahun ini belum banyak yang bisa saya capai, semoga ditahun tahun selanjutnya, dengan ridho dan cinta kasih mu, engkau izinkan hamba mu ini mewujudkan mimpi dan harapan orang tua ku, semoga diumur yang baru ini kelak saya dapat mewujudkan impian serta engkau sang pemiilik sekenario kehidupan pun merestuinya. Semoga diumur yang baru ini saya bisa berubah menjadi lebih dewasa, terlebih dalam menghadapi dan mengatasi setiap masalah yang datang silih berganti. Berubah menjadi pribadi yang dewasa dalam bertutur dan bersikap, dalam menghadapi berbagai situasi, serta menjadi pribadi yang disenangi banyak orang. Semakin berbaik sangka dalam setiap hal yang terjadi, bisa menjadi kebanggaan orang tua, bisa menemukan hal-hal baru yang belum pernah saya temukan. Time went so fast, tidak terasa waktu cepat berlalu, rasanya kemarin baru masuk kuliah, namun nyatanya insyallah sebentar lagi berada digerbang babak terbaru "the real life" menghadapi kenyataan hidup yang sebenarnya, mencari jati diri dan ini waktunya membanggakan orang tua. Tanpa ridho dari mu hal ini akan percuma, Semoga Allah selalu memberkati serta merestui. Terima kasih Allah, engkau masih memberikan hamba mu ini kesempatan untuk tetap bernafas diumur 22 tahun ini. Semoga terus menerus, dengan berjuta nikmat yang tiada henti. Terima kasih atas kesempatannya sehingga saya masih tetap dan terus bersujud menyembahmu, terus menjalani hidup dengan sebaik-baiknya. Apalah artinya hidup apabila hidup beratus tahun tanpa keluarga serta sahabat yang menemani. Berikanlah kami semua umur yang panjang agar kami selalu bersama-sama. Berikanlah kami kesempatan hidup yang baik, bernasib baik, agar kami bisa terus menerus menyembah mu serta menjadi pribadi yang sangat baik, dihadapanmu dan dihadapan orang banyak. Terima kasih Tuhan, i'm alive. Terima kasih mama dan papa yang telah mendidik, menyayangi saya selama 22 tahun ini. Semoga mama dan papa masih tetap bisa mendidik dan menyayangi ku terus menerus hingga kelak waktu pulalah yang memisahkan kita. Semoga segala keinginan orang tua ku, serta keinginanku engkau jabah. Terima kasih Allah, disetiap bait doa ini segala keinginan ku engkau dengar, engkau jabah, sungguh Allah masa pendegar, maha pembolak balik hati manusia, maha mengabulkan do'a hambanya. Tuhan maha pengasih dan maha penyayang, Teruslah engkau mengasihi ku, menyayangi ku, tiada pernah terputus, hingga waktu yang menentukan....

You Might Also Like

0 komentar: