Personal Life,

Jodoh itu seperti membeli baju

6/25/2013 10:48:00 PM Oktiara dwindah 0 Comments

Jodoh itu seperti membeli baju...

Pertama, ketika kita berada disebuah Mall melihat dietalase berbagai macam produk baju, celana dll. Diantara sekian banyak baju, ada satu atau dua yang membuat hati kita kepincut!  Tapi dalam hati bilang "Bagus sih, tapi nanti aja deh". Oke lalu kita ke Butik  yang lain, setelah berjam-jam mengitari Butik dan melihat berbagai macam etalase berserta isinya, dihati ini bilang "Kok kayaknya gak ada yang bagus ya?" Lalu tanpa disadari, setelah berjam-jam kita tidak mendapatkan apa-apa..

Kedua, ketika kita mengelilingi Butik, ada satu baju yang kita suka, tapi pada saat itu kita masih berfikir panjang, apakah harus membelinya atau tidak? Lalu dalam hati sering bilang "Hemm.. coba lihat Butik lain, siapa tau ada yang lebih bagus, kalau memang ga dapet, saya akan kembali ke Butik ini dan membeli baju itu"... Setelah kita berjam-jam mengitari mall tersebut akhirnya kita tidak menemui baju sebagus Butik yang tadi, alhasil kita pun kembali lagi ke Butik yang pertama, namun sayang, baju tersebut sudah dibeli orang . . . Kita pun menyesal kenapa tidak membelinya dari awal, setelah berjam-jam mencari bandingannya dan pada akhirnya pun ingin membeli yang pertama, namun sudah dibeli orang, akhirnya kita tidak mendapatkan apa-apa, dan kita pun menyesal...

Ketiga, ketika kita mengelilingi Butik, melihat satu baju yang kita suka, tapi masih berfikir lagi "Ahhh nanti saja deh belinya, pasti nanti juga masih ada kok!" Setelah seminggu kemudian, kita ke Butik yang sama, "Ahhh! Masih ada Baju yang kemarin" Lalu kita pun segera membelinya .... Dan pada akhirnya kita pun mendapatkan baju tersebut ....

Bisa kah teman-teman mengambil kesimpulan dari cerita diatas? Dan saya yakin 100% Wanita pasti pernah melakukan hal yang sama...

Kesimpulan dari cerita diatas adalah, jodoh hampir mirip-mirip cerita diatas, ketika ia menghampiri lalu kita merasa tidak cocok, lalu kita mencari-cari yang lain, membanding-bandingkan dengan yang lain, ujungnya justru kita tidak mendapatkan apa-apa...

Begitupula cerita kedua, ketika jodoh menghampri, namun kita masih ragu akan jodoh tersebut, lalu pun masih mencari-cari yang lain dan tidak memberi kepastian terhadap jodoh tersebut,,, namun ketika kita menyadari ternyata jodoh yang pertama itulah yang terbaik, namun semua sirna ketika jodoh itu pergi dan telah diambil orang, kitapun pada akhirnya hanya bisa menyesal...

Dan cerita terakhir, ketika kita bertemu jodoh, lalu kitapun berguma'am dalam hati "Ahh jalani saja, nanti kalau jodoh, pasti dipertemukan lagi". Dan benar saja, meskipun keujung dunia, meskipun berminggu-minggu hingga bertahun-tahun lamanya kita berpisah, namun jika memang sudah ditakdirkan Tuhan untuk bersatu, apapun itu yang terjadi pasti bersatu. Bahkan diluar dugaan Manusia, dengan berjuta cara ia pertemukan, dengan bermacam tempat ia diberikan jalan . . Kalau kata Afgan "Jodoh pasti bertemu".  Allahuallam, insyallah wanita yang baik, untuk pria yang baik, begitupula sebaliknya.

"Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu, Allah maha mengetahui, sedangkan kamu tidak megetahui" (Al-Baqarah:216)


You Might Also Like

0 komentar: