Personal Life

Tidak Universal

4/16/2015 04:16:00 PM Oktiara dwindah 0 Comments

Hi selamat sore, di Palembang sekarang lagi hujan deres dan dingin baget, gimana kabar kota kamu? Dari pagi sampe sore hujan deres, sehingga menyebabkan banjir dan tumpukan air di ruas jalan seputar kota Palembang. Tapi apapun itu cuacanya patut disyukuri, alhamdulillah bisa merasakan hujan dan hawa sejuk yang sangat saya sukai. 

Well, hari ini lagi pengen cerita seputar cinta cintaan, soalnya tadi baru diskusi dan sharing dengan beberapa temen yang lagi single dan sedang dalam pencarian cinta sejati alias Suami, hehe. Terkadang saya sendiri pada masa masa jomblo alias single dan sedang dalam pencarian calon suami, saya sempet galau dan ketakutan, kira kira seperti apa bakal calon suami saya tadi? Akan kah mencerminkan saya? Apakah dia orang yang pekerjan keras dan penuh dengan kasih sayang? Tapi balik lagi pada diri sendiri, saya mengusahakan untuk terus berpositive thinking, karna you are what you think,, dan yang paling penting jangan pernah putus doa dan meyakini bahwa seseorang yang telah dituliskan di lauhul mahfudz mu itu adalah cerminan dirimu, makanya perbaiki dirimu dan selalu berdoa, tapi doa nya gak basa basi dan gak malu malu. Loh, maksutnya? Yapp, ini yang saya terapkan, saya to the point doa nya, ga pake basa basi. Saya mau cami (Calon Suami) yang bla bla bla. Saya sebutin satu satu, baik dari  kerjanya, masa depannya, fisiknya dll. Dan taraaaaa, he came and perfectly looks like what i wish for (Insyallah). Sampe sampe temen saya ketawa katanya kenapa saya doa kok lama banget, ya iyalah saya kan banyak permintaannya, dan saya sebutin mendetail (Tidak universal). Mungkin ada beberapa orang yang doa "Ya Allah minta Suami yang baik, soleh dll", hehe kalau saya sih beda doa nya, saya mendetail tidak universal seperti doa diatas, hehe, tapi saya malu deh kalau mau ceritain. Dan finally he came dan persis banget seperti apa yang saya minta (insyallah).

Temen saya juga baru cerita, intinya sih dia di PHPin, ga pasti statusnya mau kemana gimana dll. Kalau denger cerita mereka, rasanya jadi tambah bersyukur atas semua yang telah Allah beri ke saya, Cami yang baik, penuh kasih sayang, pengertian dan romantis. Rasanya saya jadi sangat bersyukur dengan kebahagiaan yang mungkin ada beberapa temen belum dapetin. Menurut kamu, apa sih point yang paling membahagiakan?,, Kalau menurut saya point tersebut adalah "Dicintai dan Mencintai". Those words really present what i feel now. Iya!! Apa lagi sih yang lebih membahagian dari pada "Dicintai dan Mencintai". Ibarat magnet yang saling tarik menarik, nempel satu sama lain dan sedikit berat jika medan magnet tsb dipisahkan.

Ada banyak temen saya yang curhat, malah bisa dibilang banyak bangeeett yang ngeluh sama pacarnya yang cuek, jarang telvon/Line, ada juga yang di PHPin, ga jelas mau dibawa kemana, ada juga yang belum dikenalin sama keluarga, ada juga yang bete soalnya pacarnya marah melulu dll. Lama lama saya semakin bersyukur banget dengan nikmat yang dikasih dan tidak semua orang merasakannya. Apa sih rasanya dicintai dan mencintai?? Rasanya adem, nyaman, bahagia, seneng menjalani hidup, semangat, pokoknya bahagia terus sepanjang waktu. That's what i feel now. Seneng nya kebangetan, semangat jalani hari deh...

In conclusion, be positive dan yakin doa kamu didengar. I did those actions a year before my hubby came to my life. Alhmdulillah alhmdulillah, makasi Yah Yallah untuk semua nikmat yang tiada terhingga, semoga rasa cinta dan sayang ini engkau kekal kan dihati kami dan semoga selalu direstui oleh Mu. Happy Weekend :)




0 komentar: