Showing posts with label China. Show all posts

Kesimpulan, Tips dan Trik untuk 6 Hari Keliling Kuala Lumpur - Hongkong - Macau - Shenzhen - Singapore

Akhirnya, tiba juga kita dipenghujung Perjalanan saya selama 6 hari ke Kuala Lumpur - Hongkong - Macau - Shenzhen - Singapore.. Banyak sekali hal hal dan pelajaran yang saya alami selama berada dinegeri orang, mulai dari disiplinnya, transportasinya, sifat local people disana, dan juga meningkatkan jalinan tali kasih yang lebih mendalam terhadap suami, atau terhadap siapapun itu travel mate kita.. Ternyata ada benarnya jika sudah berkeluarga, usahakan untuk traveling lagi atau honeymoon kedua, untuk mempererat tali kasih itu..
Begitu juga selama perjalanan saya ke Singapore tahun lalu bersama calon suami, adik dan calon mertua. Begitu selesai dari sana, tali kasih antara kami semakin erat, khususnya tali kasih antara saya dan calon mertua saat itu.. Karena suka duka, binggung, laper, capek, happy, norak dilakukan bersama hehe. Begitu juga ketika saya berpergian dengan orang tua saya ke Malang dan Bromo  saya tidur sekamar yang ada dua bed.. Terus kita bahagia banget suka duka sama sama, makan sepiring rame rame, capek, excited, bahagia bersama, yaah akhirnya semakin eratlah cinta kasih antara anak dan orang tua.. Jadi sebenarnya liburan itu harus ya ! :D



Liburan saya bersama mertua, suami dan orang tua :D

Akhirnya saya memilih Hongkong untuk destinasi Honeymoon saya, sebenarnya kami memilih Korea, (Padahal semua itinerary sudah lengkap tinggal berangkat saja! dan harga tiket pun sama dengan ke Hongkong saat itu) namun suami tidak setuju, katanya ke Korea harus musim salju saja, lagipula saya sibuk dan males mau urus retetan syarat Visa Korea. Akhirnya terpilihlah Hongkong. Bukannya tidak cinta Indonesia, namun kalau ke Bali rasanya sudah Basi banget, terus juga harga tiket dan biaya selama kesana juga beda tipis dengan ke Luar Negeri.. Saya juga ingin merasakan yang berbeda, mulai dari bertemu local people yang bahasa, kebiasaan dan budaya yang berbeda, sistem transportasinya yang keren banget yang tidak bisa saya rasakan di Indonesia, dan lain sebaginya..


Dibawah ini telah saya tulis rangkuman perjalanan saya selama di KL, Hongkong, Macau, Shenzen dan Singapore yang telah saya tulis mendetail dan lengkap, jika kebinggungan bisa email saya di oktiaradwindah@gmail.com

11. Perjalanan KL - HK - Macau - Shenzhen
13. Kesimpulan, Tips dan Trik untuk 6 Hari Keliling Kuala Lumpur - Hongkong - Macau - Shenzhen - Singapore




Adapun tips dan Trik yang saya kumpulkan jika kamu ingin pergi kesana :

1. Bawa Rice cooker ! Saya kemarin sempat ingin membawa ini, tapi kok saya pede aja ga jadi bawa ni RC (Ricecooker), eh rupanya nyari makanan halal disana gampang2 susah,, jadi ada baiknya kamu bawa RC kecil dan beras. Dimasak untuk sarapan pagi dicampur pop mie, dan untuk dimasak bekal makan siang
2. Bawa Abon, saus botol, ini kalau ada nasi, lauknya bisa Abon dan rendang kering. Saus botol kudu bawa soalnya saus di Hongkong rasanya manis,, tidak gurih
3. Bawa payung, kaca mata hitam dan jas hujan, saya selalu membawa payung dan jas hujan diransel saya kemana pun saya pergi, eh rupanya berguna, ketika saya ke Macau kemarin hujan rintik, dan ketika saya ke Nongping juga panas menyengat, jadilah saya pake payung berduaan sama suami. Oia kaca mata hitam juga dibawa yaa soalnya panas silau men 8)
4. Selalu isi Arrival card!. Begitu masuk ke Bandara manapun, keluar bandara manapun isi Arrival dan Depature Card yaa. Arrival card di KLIA2 harus diisi sebelum ke imigrasi, begitu juga ketika dari bandara HKIA ke Singapore arrival card juga saya isi.. Lalu ketika saya di ferry, dari Macau ke Hongkong juga isi arrival card yang dibagikan di ferry. Lalu ketika saya dari Shenzen ke Hongkong saya juga mengisi Arrival card. Nah tapi kalau depature card saya hanya isi ketika saya pergi dari Hongkong ke Macau.. Tidak semua nya
5. Satu lagi yang memusingkan dari Hongkong adalah bandara HKIA nya. Terbagi menjadi dua terminal. Satu terminal T1 dan T2 (untuk Low cost airlines). T2 hanya untuk cek in saja, sedangkan GATE berada di T1 semua. Kalau sudah cek in di T2, naik lift pindah ke T1 untuk masuk imigrasi. Sesudah masuk imigrasi turun satu lantai lalu naik Kereta semacam Automated People Mover, karena letak GATE sangkat jauh. Kita harus berpindah dengan APM, barulah kita sampai di GATE kita. Kalau binggung, tanya saja dengan pusat Informasi yang tersebar dimana saja. Namun bahasa inggrisnya membinggungkan, campuran cina english yang membuat saya salah sangkah. Mereka suruh naik Train, tapi mereka ucapkan "Drein" ? :D Akhirnya saya suruh tulis what's Drein ? Owalaahh rupanya Train alias APM.
6. Kalau ke Ladies Market kudu tawar harga serendah rendahnya. Misal saya beli piring mereka buka harga HKD 130an, saya tawar jadi HKD 38. Pura pura pergi akhirnya mereka mau. Tapi mereka kasar, suka bentak bentak, jadi jangan dibawa hati ya :p
7. Kalau bisa bawa lah uang USD/SGD/HKD dari Indonesia. Karena mata uang Indonesia tidak diterima di China, dan di Hongkong ratenya juga jelek. Tapi kemarin saya nuker di Mirador mansion, ehh bisa ditawar loh Ratenya. Misal 1 Rupiah senilai 0,400 HKD, kita bisa minta jadi 0,60 (Eh bener ga ya?) :p.. Saya rada lupa, urusan duit mah suami ku yang jago, saya binggung :s
8. Satu lagi, ke bandara baik HKIA maupun KLIA2 atau Singapore Changi, usahakan 4 jam sebelum keberangkatan. Kita tidak pernah tau apa yang akan terjadi selanjutnya. Datang lebih cepat lebih baik, perbangan saya dari HK ke Sing dimulai jam 21.50, namun jam 6 sore saya sudah ada di depan Cek in Counter. Walaupun baru bisa drop baggage jam 7 sore, setidaknya saya bisa cari tau dulu atau cek lokasi dimana keberadaan lift untuk menuju terminal 1 dll. Perlu diingat, gate mereka itu luas, perlu waktu satu jam untuk menuju gate dari tempat cek in. HKIA,KLIA2 yahh harus seperti itu. Beda dengan Changi yang letak gate tidak terlalu jauh..
9. Lebih baik datang dari bandara di Macau, lalu pulang di bandara HKIA,, karena selain menghemat ongkos, kalian hanya perlu satu kali naik Ferry. Waktu itu saya ingin membeli KL-Macau, lalu pulang lewat HK. Namun harga tiket ke Macau yang hampir 2x lipat ke HK, membuat saya terpaksa membeli tiket KL-HK saja.
10. Kalau ada rencana mau tidur dibandara, jangan lupa siapkan bantalan/mukena juga bisa dijadikan untuk batalan, dan letakkan tas dibawah paha, saya kalau selonjoran selalu menaru benda berharga ditas, lalu tasnya saya rangkul dibawa paha :D


Banyak sekali pelajaran yang saya ambil dari perjalanan saya ini, yaitu selain mempererat tali kasih antara saya dan suami, ini juga membuat kami semakin mengenal satu sama lain, serta kelebihan dan kekurangan masing masing, selain itu semakin mengingkatkan keimanan saya terhadap Allah Swt yang telah menciptakan jagad raya yang begitu indah, menciptakan manusia pintar yang bisa membuat bangunan yang amat megah, semegah Cable Car Nongping dan semegah bandara HKIA.




Selain itu meningkatkan wawasan saya akan sistem informasi di negara maju ini. Mulai dari rasanya dan pusingnya baca peta cara naik MTR, Tram Ding ding, hingga Bus Double Decker. Sesuatu yang tidak pernah saya rasakan dinegara saya. Selain meningkatkan iman, juga meningkatkan wawasan dan rekaman dunia disisi lain. Yukk,,, rajin nabung dan beli yang penting penting aja. Kapan lagi jadi story teller tentang dunia orang lain ?

Mau seru seruan ke Jepang atau Hongkong kaya kita ? Yok ikutan Private Tour kita, more info disini yaa Here dan  jangan lupa Like, Comment and Subsribe our Japan Vlog on Youtube Here  !

Perjalanan KL - HK - Macau - Shenzhen - Hari ke 5 dan 6 : Shenzhen - Window of The World - Dongmen Shopping Street - Back to HK (Tiba di Singapore)

Important Notice : 

  1. Money changer di Shenzen tidak terima Rupiah, Jadi tukar Rupiah ke HKD/Yuan di Hongkong yaa..
  2. Pastikan pulang ke Hongkong dari Shenzen jangan mepet, karena bisa saja Imigrasi keluar (Dari Shenzen ke Hongkong) antriannya panjang. Apalagi kalau ada jadwal pulang ke Bandara di hari yang sama.
07.00 – 08.00 = Check out Hostel - To Shenzen (MTR Lo Wo)
08.30 – 09.00 = Urus Visa
10.00 – 12.30 = Window of The World -  MRT Hijau Window of the world
12.30 – 15.00 = Dongmen Shopping Street  MRT Laojie exit A Line  ijo
15.00 – 16.00 = Otw Hostel - Makan di KFC
17.00 - 18.00 = Otw Bandara

Window of The World


Hikshiks hari ini adalah hari terakhir di Hongkong, malem ini jam 10 malem sengaja saya memilih jam malem, biar ngemat harga hostel juga :p. Akhirnya kami pun Check out, lalu menitipkan koper di Hostel, nanti sore begitu pulang kita tinggal ambil koper saja.

Oke dihari terakhir ini kita akan bertandang ke ujungnya China,,, Shenzen.. Yap Shenzen ini adalah daerah China, ibarat kata nihh si China Shenzen adalah Batam, si Hongkong adalah Singapore... Nah kurang lebih begitu perumpamaannya.. Dan tentu saja membutuhkan Visa ke Shenzen,,, VOA..

Oke pertama tama dari Hostel kita menuju Shenzen dengan menggunakan MTR,,  urutannya Mtr Tsim Tsa Tsu - Stop di MTR Prince Edward – terus lanjut lagi di Kowloon Tong – begitu sampe di Kowloon Tong kalian harus turun, soalnya genti ga naik MTR lagi tapi naik KCR untuk menuju LO WU (Pemberhentian terakhir). Eh tapi harap diperhatikan pengumumannya ya,, soalnya si KCR kan nanti bermuara dua jalur, ada ke Lok Ma Chau ada juga ke Lo wu,, tapi rata rata si KCR muaranya ya ke Lo Wo,, ini hanya sekedar jaga jaga aja sihh..


Cerita Lucu

Jadi ceritanya saya dan suami mau tuker uang di Shenzhen saja , dari Rupiah ke Yuan, Parahnya sesampai disana pas mau ngurus VOA, saya nuker duit cuman sedikit dari HKD ke YUAN, begitu kelar ngurus VOA, saya keluar imigrasi, lalu kami berniat menukarkan  uang RUpiah ke YUAN (Saat itu saya tidak tahu kalau mereka tidak menerima RUpiah), Tiga Money changer menolak kasar setelah kami baru saja mengeluarkan uang dari Dompet (Mereka langsung tau bgt itu Rupiah yaa),,, DIsitu saya udah pesimis banget, sedih dan Shock,, gimana mau keliling Shenzen kalau ga ada yen ? Percuma udah jalan jauh ke sini,,

disini saya percaya, sejauh apapun kita pergi, Allah pasti selalu menyertai kita... Tiba tiba saya teringat saya simpen uang Dollar Singapore (Sisa liburan Natal kemarin) padahal dollar itu saya taruh disisi tersembunyi, (Jadi kayak jimat kalau kata anak jaman skrg hahaha),, nah langsung saya semangat lagi langsung tuker uang disitu), dan alhmdulilah mereka mau terima,, dengan uang Yuan yang cuman sedikit dan pas-pasan, akhirnya kita bisa keliling Shenzen...


Cara menggurus VOA Shenzen
Begitu tata cara pengurusan VOA di Imigrasi Shenzhen: (Lihat foto diatas)

1. Begitu sampe di Lo wo langsung lah kita ngurus visa (tapi nanti kita masuk imigrasi akhir Hongkong dulu ya).. pokoknya begitu sampe jalan lurus terus aja nanti  Naik ke lantai 2  atau naik 1 lantai dari gate imigrasi  untuk apply visa.. begitu sudah naik alantai 2 nanti belok ke kiri untuk naik eskalator untuk ke lantai 2. (Foto No.1)
2. Begitu kita berjalan menuju imigrasi, nanti ada sungai,, sungai ini lah yang menjadi perbatasan antara Hongkong dan China (Foto No.2)
3. Sediakan uang sebesar Y 168  Rp. 235.200
4. Isi formulir yang telah disediakan. Formulir ini tersedia di depan pintu masuk (Foto No.3)
5. Setelah formulir dan uang siap, ambil nomor antrian seperti kalau kita antri di bank. Tunggu sampai nomor kita dipanggil ke loket (Foto No,4)
6. Bila dipanggil serahkan formulir, paspor dan nomor antrian. Terus nanti disuruh duduk lagi.
7. Terus nanti dipanggil lagi, terus ambil paspor begitu dipanggil. Terus duduk lagi. Terus dipanggil lagi, baru deh bayar Y 168
8. Habis itu turun deh ke bawah untuk cek imigrasi nya Shenzen, tapi sebelum ke imigrasi isi arrival card dulu ya..
9. Sekeluar dari port imigrasi tadi cukup berjalan lurus saja hingga keluar, begitu keluar dari gedung kita lihat kearah kanan, (arah jam 2) nanti ada sign tanda Subway., turun kebawah menuju platform Metro Shen zhen. Seperti biasanya sebelum masuk platform kita harus beli tiket sekali jalan yang berupa token di mesin-mesin yang tersedia. Jangan kuatir mesin-mesinnya bisa ngomong bahasa Inggris kok, harganya murah banget, 5 RMB (Sekitar Rp. 10.000).


Dibelakang saya adalah tempat imigrasi Shenzen berada, dibawah tangga adalah tempat subway berada.


Window of The World
Saya sengaja tidak membeli kartu sakti macem Octopus, karena ke Shenzen hanya sehari, jadi saya membeli ketengan, alias pake mesin, tinggal pencet bahasa inggris, lalu pencet tujuan akhir kita apa, terus tulis mau berapa banyak tiketnya, terus masukin uangnya, nanti keluar deh kembalian dan token warna hijau (Seperti di KL)


1. Lalu kita menuju Window of the world – MRT Ijo Window of the world (30 menit) 180 Yen EXIT J. Dket sni ada KFC loh, tapi tidak ada nasi, hanya kentang saja dan burger
2. Begitu sampai keluar EXIT J, loket tiket ada disisi kiri kita, lalu kita masuk dengan cara menaiki anak tangga,, udah deh sampailah kita masuk ke enterance Window of the World (Lihat foto dibawah ini, bagian kiri bawah)

3. Kalau capek (karena WOW ini luas), Naik saja Regular Car, kereta bermuatan 10 orang dengan tarif Y20 perorang (lumayan Rp. 28.000 tapi kaki nggak pegal). Kereta ini berhenti di replika-replika yang menjadi highlight WOW seperti piramida Mesir, Menara Pisa dan air terjun Niagara untuk memberi kesempatan penumpang berfoto ria




Taman mini di bagi menjadi 8 zona area, meliputi
1. Alun-alun Dunia
   Piramida Kaca Louvre Paris sebagai Pintu Masuk menuju Metro, Air Mancur dan bola dunia, Replika Gerbang Mesir, Replika Gerbang China, Panggung terbuka dan Relief dinding dari peradaban dunia.
2.  Asia
    Korea Selatan, Grand Palace - Thailand, Katsura Detached Palace - Jepang, Shirasagi Castle - Jepang, Itsukushima Shrine - Jepang, Candi Borobudur - Indonesia, Angkor Wat - Kamboja, Shwedagon Pagoda - Myanmar, Merlion - Singapura, Alun-alun Mesjid Islam - Saudi Arabia, Taj Mahal - India
3.  Oceania =Sydney
4.  Eropa, Afrika, Amerika, World Sculpture Park dan International Street.











Dari sekian banyak blog yang saya baca, banyak yang sedikit kecewa dengan WOW, bahkan banyak yang menyarankan untuk berkunjung ke Spendid China saja dari pada WOW, tapi namanya juga penasaran, dan begitu sudah saya jalani, ternyata benar,, biasa aja sihh,, mana juga kesan nya nih WOW tidak terlalu terawat, ada beberapa cet yang luntur, terus juga gitu dehhh,,, tapi overall menyenangkan kok :D

Dongmen Shopping Street 
Lalu sebenarnya tujuan selanjutnya adalah ke Splendid China & China Folk Cultural Garden , namun dikarenaka waktu sudah jam 2 siang, lalu saya juga tidak mood, karena kaki udah sakit banget, akhirnya kita ke Dongmen Shopping street sebentar,, saya salah duga, saya kira disini tempat membeli oleh oleh khas China, rupanya ya disini jualan macem kayak tas, baju dan peralatan gadget,,,  Saya lalu berpindah dari WOW ke MRT Laojie exit A Line  ijo.. harga CYN 5





Disini hanya lihat lihat saja,, nothing special here yaaahh,, setelah lihat lihat jam 3 sore kami putuskan kembali ke Hongkong, Dari Laojie kami naik metro ke stasiun Luohu harga CYN 2,,

Setelah exit ke Luohu kami pun kembali lagi ketempat awal datang, lalu ikuti saja petunjuk dimana kita merupakan foreign pasport bukan Hongkong/China pasport, ikuti petunjuk lalu sampailah kita ditempat pemeriksaan imigrasi nya China untuk ke Hongkong, isi dulu ya arrival card yang terletak dipojokan, baru deh ke imigrasi (TIPS: Jika kamu terburu buru, ada baiknya spare time untuk antri imigrasi, kami kemarin antriannya agak rame (padahal hari jumat yaa) oleh karena itu harus benar benar spare time lebih untuk antrian imigrasi..

Setelah tiba di Hongkong, kita makan KFC lagi deh HKD 36,, baru kita ambil koper yang tadi saya titipkan di hostel,, lalu kita menuju bandara HKIA.

Bagaimana cara menuju HKIA dari Tsim Tsa Tsu/Kowlon ?
Tentu saja yang akan saya akan menggunakan kembali bus A21 seperti pertama kali saya datang kemari,, semua sudah saya tulis disini Review Bandara HKIA (Hongkong International Airport) . Tentu saja untuk menuju HKIA kita harus dari arah berlawanan datangnya kita pertama kali, Kalau tadi stop di sisi kiri, maka untuk pulang kita harus nyebrang,, letak halte A21 saat disisi kiri dan kanan tentu tidak sejajar, namun agak berspace kira kira jaraknya 50 M. deket banget kok.. Ini perumpamaanya

Kemari saya datang di halte A21 disisi Cameron Lane, nah nanti pulang saya nyebrang ke Halte A21 didekat Kowloon Park (Sjopper's Boulevard)

 Ini dia Halte A21 untuk menuju ke HKIA (Ilustrasi kartunnya ada diatas foto ini),, sebelum saya ke Shenzen, saya survei lokasi dahulu, takutnya nanti kesiangan sampe di HK, jadi tidak perlu celingak celinguk lagi karena sudah tau lokasi nya)



Peta ini juga sama aja kok, foto pertama halte nya agak keatas, sedangkan foto ini halte A21 nya persis dedepan Golden Crown,, 

Ada perbedaan antara bus A21 dan N21, jika kamu tiba / menuju kebandara pada dini hari(Malam hari), bus yang beroperasi adalah bus N21.. A21 beroperasi pagi saja dari jam 5 subuh sampe jam 11 malam..

Setelah jam 5 sore sampe di HK, kami makan kfc dulu HKD 36, lalu ambil koper, terus nyebrang, terus nunggu cuman 5 menit tuh bus A21 dateng !!.. Oia, karena kami di terminal 2, nanti begitu bus stop di HKIA jangan langsung turun, karena pemberhentian pertama adalah terminal 1, sedangkan stop selanjutnya ada terminal 2. Setelah cek in di terminal 2, kita pindah ke terminal 1 (tempat gate berada), tata cara pulang telah saya tulis lengkap disini Review Bandara HKIA (Hongkong International Airport) 


Hari ke 6 - Changi Singapore

Okay akhirnya tiba di HKIA, melanjutkan perjalanan ke Singapore lalu pulang ke Palembang,, Dihari ke 6 saya tiba di SIngapore jam 1.30 dini hari, berangkat dari HKIA jam 21.50, sengaja memilih jam 10 malam karena seharian ini paginya saya jalan jalan ke Shenzen, lalu sorenya sudah jalan menuju HKIA..

Dihari ke 6 ini saya tiba jam 1.30, Lalu ambil melakukan imigrasi, ambil koper, lalu cari tempat mejem didepan counter Cek in,, Hari ke 6 sengaja saya pilih untuk melakukan Wisata Tour di bandara Changi hehheee... Sengaja karena benar benar ingin explore semua terminal di Changi ini.. Semua review tentang hari ke 6 telah saya tulis disini Review Bandara Changi International Airport Singapore

Tidak terasa kita sudah berada dipenghujung hari yang super menyenangkan ini, kesimpulan akan saya tulis setelah entri ini yaaa.. Sungguh ke Hongkong kayaknya kudu harus yaaa, soalnya bagus banget, disiplin, rame, keren, pokoknya terniang niang terus dehh... banyak sekali pelajaran yang saya ambil dari perjalanan ini, mulai dari rasa iman yang terus meningkat akan kuasanya Tuhan membuat segalanya, hingga perilaku orang Hongkong yang terkesan kasar ;D... Habis ini saya sudah membuat itinerary lagi untuk perjalanan selanjutnya. Kira kira kemana ya ? Ada saran ? ;D

Mau seru seruan ke Jepang atau Hongkong kaya kita ? Yok ikutan Private Tour kita, more info disini yaa Here dan  jangan lupa Like, Comment and Subsribe our Japan Vlog on Youtube Here  !

6 Hari Keliling Kuala Lumpur - Hongkong - Macau - Shenzhen - Singapore

Honeymoon Trip kali ini saya memilih Hongkong sebagai destinasi impian karena pengen banget ke Disneyland! walaupun gagal foto bareng Micky, soalnya kemarin ngantri nya panjang, yaudah ga jadi dehhh foto bareng Micky nya. Jadi nya foto bareng Chip and Dale aja dehhh :D
Tadi nya mau honeymoon ke Koreaaa, semua itinerary udah lengkap, pokoknya tinggal berangkatttssss, namun apa daya suami ga mau kesana, katanya kalo ke korea harus bulan salju soalny pengen main salju, sayangan ke sana tapi ga ada salju hahaha, Terus juga udah males mikirin buat visa yang ampun pasti ribet bangetttt, karna udah pusing mikir ini itu yaudah jadilah milih HK karna malaaasss ngurus visa. Padahal harga tiket ke Korea itu hampir sama lah ke HK, betiii alias beda tipiss :p...




Perjalanan ini dimulai dari Transit di Kuala Lumpur, sengaja transit disini karena pengen "main" di KLIA2 yang katanya luas banget... dan juga pengen jalan jalan aja ke KL,,












Foto diatas adalah Pasar Seni KL.

Selanjutnya pulang saya juga sengaja memilih Singapore, Biar pas pergi dari KL, pulang dari Sing.. Sengaja juga karena pengen main ke Changi yang terkenal dengan bandara berkarpet yang super travel friendly. Dan disini saya ketemu PAUL !!! My hubby's favorite bread...








Dan pada akhirnya sampailah saya ke Hong kong. Satu kata yang harus saya sampaikan adalah, kamu harus kesini. Total uang yang saya habis kan kurang lebih Rp.10.000.000 untuk satu orang. Tergolong kurang irit karena banyak wahana yang saya masuki, lalu makanannya juga agak milih milih mau yang enakk enakk haha :(




Foto disepanjang perjalanan dari HKIA menuju Downtown HK. Amazing !







Okay, sekian dulu overview perjalanan saya. So, keep reading , post selanjutnya akan segera saya bahas mendetail ya. :D
 
Mau seru seruan ke Jepang atau Hongkong kaya kita ? Yok ikutan Private Tour kita, more info disini yaa Here dan  jangan lupa Like, Comment and Subsribe our Japan Vlog on Youtube Here  !